Pramugari dan pilot menjadi dua profesi yang tercatat memiliki risiko kematian akibat kanker yang berkaitan dengan paparan radiasi lebih tinggi dibandingkan populasi pekerja secara umum. Temuan tersebut berasal dari studi terbaru yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine.
Penelitian tersebut menganalisis data nasional Amerika Serikat yang mencakup lebih dari 12 juta sertifikat kematian dengan informasi mengenai pekerjaan. Para peneliti kemudian membandingkan angka kematian akibat sejumlah jenis kanker yang dikaitkan dengan paparan radiasi.
Jenis kanker yang dianalisis antara lain leukemia, limfoma, multiple myeloma, kanker kulit, kanker payudara, kanker tiroid, kanker prostat, serta kanker pada sistem saraf pusat.
Dari lebih dari 500 kelompok pekerjaan yang diteliti, pramugari mencatat persentase kematian akibat kanker terkait radiasi paling tinggi. Pilot menempati posisi kedua.
Penelitian juga menemukan bahwa kedua profesi tersebut memiliki kemungkinan meninggal akibat kanker yang berkaitan dengan radiasi lebih tinggi dibandingkan angka yang diperkirakan. Namun, pola serupa tidak terlihat pada kanker yang tidak berkaitan dengan paparan radiasi.

NOW ON AIR SSFM 100

