Coates juga menegaskan bahwa platform baru tersebut sepenuhnya berdiri di luar X.
“Ruang publik telah dibuka kembali, dan jelas tidak berafiliasi dengan X dalam bentuk apa pun. Sama sekali tidak,” tulis Coates dalam unggahannya di LinkedIn.
Peluncuran Twitter.now berlangsung ketika sengketa hukum antara Operation Bluebird dengan Elon Musk dan X masih berjalan. Musk dan X sebelumnya mengajukan gugatan terkait persoalan merek dagang terhadap kelompok pengembang platform tersebut.
Namun, Operation Bluebird meyakini posisi hukumnya cukup kuat karena X dinilai telah meninggalkan sejumlah identitas Twitter lama setelah Musk mengambil alih perusahaan tersebut pada 2022.
Dalam proses hukum di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Delaware, Colm Connolly selaku hakim pada putusan pendahuluan April 2026 mencatat belum menemukan bukti kredibel bahwa X masih menggunakan merek dagang “Twitter” atau logo burung tersebut.

NOW ON AIR SSFM 100

