Coates, yang kini berperan sebagai penasihat hukum Operation Bluebird, menilai putusan itu memberikan ruang bagi mereka untuk melanjutkan proyek.
“Menurut pendapat kami, X telah melepaskan haknya atas merek dagang Twitter dan tweet,” kata Coates.
Meski membawa kembali nama Twitter, platform baru ini tidak sekadar ingin mengulang konsep media sosial lama. Operation Bluebird menawarkan sejumlah pendekatan berbeda, termasuk penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna memahami informasi di platform.
Twitter.now memiliki alat AI bernama Vera, singkatan dari “veracity engine for real-time analysis”. Sistem tersebut dirancang untuk melakukan pemeriksaan fakta terhadap unggahan secara otomatis.
Dengan fitur itu, pengguna diharapkan dapat mengetahui apakah informasi yang memicu kemarahan atau reaksi mereka memiliki dasar yang benar atau justru merupakan informasi palsu. Meski demikian, sistem Vera masih dalam tahap awal pengembangan dan disebut masih memiliki sejumlah kekurangan.

NOW ON AIR SSFM 100

