Senin, 8 Juni 2026

Mujtaba Ilham Incar Jam Terbang Lebih Banyak Bersama Persebaya

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ahmad Mujtaba Ilham Akbar bek sayap Persebaya. Foto: Persebaya

Ahmad Mujtaba Ilham Akbar pemain muda Persebaya Surabaya mengincar jam terbang lebih tinggi bersama Bajul Ijo pada kompetisi Super League musim 2026/2027 mendatang.

Mujtaba Ilham yang saat ini masih berusia 19 tahun, mendapat kesempatan pertama di skuad Persebaya saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, pada 23 Mei yang lalu. Ia masuk pada menit ke-90 menggantikan Jefferson Silva dan langsung mencatatkan dua tekel dalam enam menit penampilannya.

Meski musim lalu hanya mendapat waktu bermain singkat, Ilham menilai debut itu sebagai awal dari perjalanan yang lebih panjang di tim utama Persebaya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan debut bersama tim utama. Ini momen yang sudah saya tunggu sejak lama. Saya tahu perjalanan belum selesai, justru ini baru awal,” kata Ilham, Senin (8/6/2026).

Musim depan, pemain yang merupakan jebolan Persebaya Future Lab itu berharap bisa memperoleh lebih banyak kesempatan bermain. Baginya, menit bermain harus diperjuangkan melalui kerja keras dan konsistensi dalam latihan.

Ia juga akan belajar lebih banyak lagi dengan para pemain senior di Persebaya untuk meningkatkan kemampuan dalam berkiprah di level tertinggi.

“Saya ingin terus meningkatkan kemampuan, membantu tim meraih hasil terbaik, dan membuktikan bahwa saya layak berada di tim utama,” ucapnya.

Keinginan menambah jam terbang tersebut didukung catatan positif yang ditorehkan Ilham bersama Persebaya U-20 di Elite Pro Academy Super League 2025/2026. Sepanjang musim, ia tampil dalam 17 pertandingan dan menyumbangkan dua gol.

Tak hanya itu, pemain yang mengawali karier dari tim internal PSAL Surabaya tersebut juga mencatatkan 54 tekel, 59 intersep, dan 19 sapuan. Statistik tersebut menjadi salah satu modal untuk bersaing memperebutkan tempat di skuad utama musim depan.

Ilham mengaku saat menjalani debut, fokusnya bukan sekadar merasakan atmosfer pertandingan, melainkan menunjukkan kesiapan ketika mendapat kepercayaan dari tim pelatih.

“Saat masuk ke lapangan, saya hanya berpikir menjalankan instruksi pelatih dan bermain semaksimal mungkin,” tambahnya.

Selama berada di tim utama, Ilham juga mengaku banyak belajar dari Bernardo Tavares pelatih kepala. Menurutnya, pelatih asal Portugal tersebut memberikan banyak pelajaran terkait disiplin, fokus, dan mentalitas sebagai pesepak bola profesional.

“Saya merasa banyak belajar, terutama soal mental, fokus, dan bagaimana harus bersikap sebagai pemain profesional,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Senin, 8 Juni 2026
26o
Kurs