Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur (Dishut Jatim) mencatat kebakaran hutan di kawasan Tahura Raden Soerjo, Gunung Arjuno-Welirang telah menghanguskan 334,94 hektare kawasan hingga 25 Agustus 2026.
Selain merusak vegetasi, kebakaran juga dikhawatirkan juga mengganggu fungsi kawasan sebagai penyangga sumber air di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.
Jumadi Kepala mengatakan Tahura Raden Soerjo merupakan kawasan konservasi seluas sekitar 27 ribu hektare yang mencakup Gunung Arjuno, Welirang, Kembar 1, Kembar 2 hingga Anjasmoro. Kawasan itu punya fungsi penting menjaga flora, fauna sekaligus vegetasi yang mampu mengikat dan menyimpan air.
“Jadi itu hulunya DAS Brantas sehingga vegetasinya yang pengikat air casuarina, cemara gunung dan sebagainya, family ficus macam-macam,” kata Jumadi saat on air di Radio Suara Surabaya, Kamis (27/8/2026).
BACA JUGA: Kebakaran Welirang Belum Padam, Medan Ekstrem Jadi Hambatan Pemadaman

NOW ON AIR SSFM 100

