Selasa, 24 November 2020

Khofifah: Cocoa Technical Center di Pasuruan Sejalan Program Pemprov Jatim

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
khofifah-gubernur-jatim Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim memberikan sambutan dalam peresmian virtual Pasuruan Cocoa Technical Centre (PCTC). Foto: tangkapan layar

Di tengah pandemi Covid-19, investor masih melirik Provinsi Jawa Timur. Terbaru, PT Mondelez International berinvestasi dengan nilai US$13 juta atau Rp190,5 miliar. Investasi itu melalui proyek Pasuruan Cocoa Technical Centre (PCTC).

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan masuknya investasi PCTC ke Jatim ini sejalan dengan program yang sedang digencarkan Pemprov Jatim yakni tanam, petik, olah, kemas dan jual dari sektor pertanian/perkebunan.

“Visi misi Pasuruan Cacao Techincal Centre ini sejalan dengan program yang kami bangun sehingga ini bisa jadi satu kesatuan. Kami bahagia Mondelez mengambil keputusan membuat PCTC di sini, karena ini akan menjadi bagian dari penguatan kami,” katanya dalam peresmian PCTC secara virtual, Rabu (7/10/2020).

Dia menjelaskan di Jatim terdapat sejumlah sentra tanaman kakao dengan memberdayakan masyarakat sekitarnya, di antaranya seperti di perkampungan coklat di Blitar, Madiun, Jember serta Mojokerto.

“Kami Pemprov Jatim mendukung sekali apa yang sudah diinisiasi Mondelez International, kami berharap ini dapat mendorong peningkatan produktivitas kakao petani, dan mempercepat pemulihan ekonomi dan kesejahteraan Jatim melalui pendampingan,” imbuhnya.

Khofifah mengakui, meski Jatim cocok ditanami kakao tetapi produktivitasnya masih rendah. Produktivitas tanaman kakao dalam negeri hanya sekitar 0,8 ton per hektar. Untuk itu, keberadaan PCTC diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani kakao Jatim dengan teknologi inovasi yang dimiliki.

Maurizio Brusadelli Executive Vice President dan President Asia Middle East and Africa Mondelēz International mengatakan, sebagai pengguna kakao terbesar di dunia keberlanjutan pasokan kakao adalah kunci pertumbuhan jangka panjang bagi Mondelēz International di kawasan Asia serta di seluruh dunia.

“Kakao merupakan bahan utama cokelat yang permintaannya terus meningkat, Mondelez International bertekad untuk dapat memenuhi permintaan konsumen tersebut dengan cara yang tepat, yaitu dengan berkontribusi menciptakan sektor kakao yang berkelanjutan,” ungkap Maurizio.

Adapun PCTC sendiri merupakan pusat penelitian kakao milik Mondelez International yang ke-12. PCTC diresmikan secara virtual oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.(den)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Surabaya
Selasa, 24 November 2020
34o
Kurs