Jumat, 3 Desember 2021

Kominfo: Realisasi Insentif PEN Capai 96 Persen

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Johnny Gerald Plate Menkominfo. Foto: Tangkapan layar Youtube Menkominfo

Johnny G Plate Menteri Komunikasi dan Informatika mengumumkan, pemerintah telah merealisasikan insentif usaha Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan capaian 96 persen untuk membantu dunia usaha menghadapi pandemi Covid-19.

Realisasi yang mencapai 96 persen itu, menurutnya menjadi bukti bahwa pemerintah mampu mengelola anggaran secara efektif dan berdampak positif bagi dunia usaha. Kebijakan anggaran negara, kata dia, juga dirancang fleksibel dan responsif memperhatikan akuntabilitas.

Johnny, sebagaimana pernyataan pers yang dilansir Antara, Sabtu (23/10/2021), menyatakan, Program PEN telah mencatatkan capaian positif dalam realisasi insentif usaha yang sudah mencapai Rp60,31 triliun per 15 Oktober 2021, setara 96 persen dari pagu sebesar Rp62,83 triliun.

“Pembatasan kegiatan dan pandemi, kita ketahui, menimbulkan tekanan pada sosial ekonomi bagi masyarakat. Para pelaku usaha banyak yang berkurang pendapatannya bahkan terpaksa mengalami kebangkrutan. Insentif usaha ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membantu masyarakat khususnya di dunia usaha,” katanya.

Selain melalui insentif usaha dalam mempercepat pemulihan ekonomi, pemerintah juga memberikan relaksasi dari sisi perpajakan untuk memberikan ruang bagi perusahaan menghadapi tantangan di tengah pandemi.

Johnny merinci, ragam insentif yang telah diberikan pemerintah berikut realisasinya antara lain pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) yang telah dimanfaatkan 81.890 pemberi kerja.

Kemudian insentif PPh final UMKM DTP yang sudah dipakai oleh 124.209 UMKM. Lalu pembebasan PPh Pasal 22 impor yang telah dimanfaatkan 9.490 wajib pajak. Lalu ada insentif bea masuk DTP, pengurangan angsuran PPh Pasal 2, yang dimanfaatkan 57.529 wajib pajak. Serta restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat yang dimanfaatkan 2.419 wajib pajak.

Insentif lainnya, kata Plate, yakni penurunan tarif PPh badan diakses seluruh wajib pajak dan PPN atas sewa unit di mal yang ditanggung pemerintah.

Guna mendorong konsumsi kelas menengah, ada sejumlah insentif lain yang diberikan. Yakni pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) DTP untuk kendaraan bermotor (mobil) dan PPN DTP untuk rumah.

Insentif PPN DTP rumah telah dimanfaatkan 768 penjual, sedangkan PPnBM DTP mobil oleh 6 penjual.

“Dengan membaiknya situasi COVID-19 di tanah air dan peningkatan kegiatan masyarakat, diharapkan daya beli daya masyarakat meningkat dan dunia usaha dapat segera bangkit. Pemerintah bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, terus berkomitmen memperjuangkan pemulihan ekonomi nasional. Tentu saja, dengan tetap mempertahankan prioritas pada perlindungan kesehatan,” jelas Menkominfo.

Secara umum, per 15 Oktober 2021, realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan PEN telah mencapai Rp428,21 triliun atau 57,5 persen dari pagu Rp744,77 triliun.(ant/iss/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
28o
Kurs