Kamis, 29 Oktober 2020

KKP: Kondisi Menteri Kelautan dan Perikanan Sehat

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan. Foto: Antara

Agung Tri Prasetyo Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengemukakan bahwa Edhy Prabowo Menteri Kelautan dan Perikanan saat ini dalam kondisi sehat.

“Pak MKP (Menteri Kelautan dan Perikanan) sehat,” kata Agung Tri Prasetyo dalam grup WA, dilansir Antara, Senin (28/9/2020) pagi.

Sebagaimana diwartakan, Menteri Edhy setelah mengikuti kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, awal September 2020, terpapar Covid-19. Awalnya dia dirawat di RS Kramat Jati, kemudian dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto.

Salah satu orang dari bagian rombongan KKP ke Kaltim tersebut adalah Aryo Hanggono Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP, yang tadi pagi dikabarkan meninggal dunia akibat Covid-19 di RSPAD Gatot Subroto, sekitar pukul 04.50 WIB.

Aryo Hanggono mendapatkan perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena penyakit yang telah mencapai status pandemi ini, sejak sekitar tanggal 9 September lalu.

Abdul Halim Pengamat kelautan dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan KKP atas berpulangnya Aryo Hanggono Dirjen Pengelolaan Ruang Laut.

“Berita dukacita ini perlu disikapi serius oleh KKP khususnya dan instansi pemerintah pada umumnya agar di masa pandemi Covid-19 ini agar menyiasati pelaksanaan program kerja tanpa menimbulkan kerumunan dan berdisiplin dengan protokol kesehatan,” katanya.

Abdul Halim berpendapat bahwa padatnya jadwal berimbas pada kelelahan fisik yang berujung pada menurunnya sistem imun sehingga mudah terjangkit virus corona.

Sementara itu, Moh Abdi Suhufan Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia juga menyampaikan bela sungkawa dan menyatakan, pihaknya merasa kaget dan turut berduka atas kabar tersebut.

“Kita semua kaget dan turut berduka. Beliau adalah salah satu pejabat KKP yang berdedikasi dan berintegritas. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan beliau diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Moh Abdi Suhufan yang juga menjabat sebagai Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW).

Abdi Suhufan menuturkan, kejadian ini memberi pesan kuat bahwa Covid-19 bisa menyerang siapa saja sehingga setiap orang perlu lebih berhati-hati dan secara disiplin menerapkan protokol kesehatan. (ant/ang)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2020
33o
Kurs