“Ini adalah amanah dan kebanggaan yang sangat berharga bagi kami. Lagu ini diharapkan menjadi pepiling (pengingat) agar Muktamar melahirkan pemimpin yang amanah, visioner, mandiri, serta terus berpegang pada ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyyah,” terangnya, Jumat (14/8/2026).
Ia berharap pesan yang dibawa melalui lagu tersebut bisa menjadi pengingat bagi seluruh elemen NU untuk terus menjaga tradisi keagamaan sekaligus merawat bangsa.
“Mari kita bersama-sama menjaga agama, merawat bangsa, dan meneruskan perjuangan para masyayikh serta pendahulu NU,” ucapnya.
Sementara Ning Majdah mengaku bahagia sekaligus tidak menyangka mendapat kepercayaan mengisi vokal lagu untuk perhelatan nasional tersebut.
“Rasa bahagia dan tidak menyangka bisa dipercaya untuk acara sebesar Muktamar nasional ini. Ini adalah bentuk rasa syukur dan kontribusi kecil kami dari dzurriyah untuk Nahdlatul Ulama,” kata Ning Majdah.

NOW ON AIR SSFM 100

