Meski menghasilkan karya yang terdengar megah, proses rekaman “Manzhumah Al-‘Audah ilal Ushul” berlangsung relatif singkat. Pengambilan vokal di studio diselesaikan dalam waktu sekitar satu hingga dua jam.
Ning Vira telah mempelajari materi lagu lebih awal. Sementara Ning Majdah baru menerima dan mendalami materi lagu pada hari rekaman. Namun, proses perekaman tetap berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Salah satu bait dalam lagu tersebut berbunyi, “Bi farhatin, bi hamdillah, bi syukrillahi, wa ridwanillah.”
Bait tersebut menggambarkan semangat menerima amanah dengan kegembiraan, memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, serta menyandarkan setiap ikhtiar untuk mendapatkan keridaan-Nya.
Dengan pesan tersebut, pihaknya berharap, “Manzhumah Al-‘Audah ilal Ushul” tidak hanya menjadi lagu pengiring Muktamar NU ke-35, tetapi juga menjadi pengingat atas nilai-nilai yang ingin dibawa dalam forum permusyawaratan tertinggi NU.
“Semoga seluruh rangkaian acara Muktamar berjalan lancar, penuh hikmah, membawa keberkahan, dan mendapat keridaan Allah SWT,” pungkas Ning Majdah.(ris/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

