Rabu, 12 Agustus 2026

Love Scam Makin Marak, Waspada Jebakan Cinta yang Berujung Kehilangan Uang

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Love scamming bertujuan memanipulasi perasaan korban agar mau memberikan uang, barang berharga, atau data pribadi. Foto: iStock

Fenomena love scam atau penipuan berkedok hubungan romantis semakin menjadi perhatian di Indonesia.

Berdasarkan data OJK melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), sepanjang 2025 tercatat 3.494 laporan terkait modus ini dengan total kerugian mencapai Rp49,198 miliar.

Dalam praktiknya, pelaku dapat menggunakan identitas palsu, foto menarik, hingga komunikasi intens untuk membuat korban merasa memiliki hubungan khusus. Setelah kepercayaan terbentuk, percakapan mulai diarahkan pada tujuan utama, mulai dari investasi hingga permintaan uang dengan berbagai alasan.

Pengalaman hampir menjadi korban love scam dialami Antoni, seorang pendengar Radio Suara Surabaya. Ia mengaku dua kali dihubungi perempuan yang berkenalan dengannya melalui Instagram.

Kasus pertama bermula dari pesan langsung atau direct message (DM). Perempuan tersebut mengaku berasal dari Korea Selatan dan menggunakan bahasa Inggris saat berkomunikasi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 12 Agustus 2026
30o
Kurs