Senin, 28 September 2026

Love Scam Makin Marak, Waspada Jebakan Cinta yang Berujung Kehilangan Uang

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Love scamming bertujuan memanipulasi perasaan korban agar mau memberikan uang, barang berharga, atau data pribadi. Foto: iStock

Menurutnya, pola ini membuat korban mudah terlena karena pelaku tidak langsung menunjukkan maksud sebenarnya. Tujuan baru terlihat setelah komunikasi berlangsung beberapa hari. Antoni akhirnya memilih menghentikan komunikasi dan memblokir akun tersebut.

“Kalau dia sudah mulai mengajak bisnis atau investasi tertentu, cryptocurrency atau apa, kalau memang kita enggak paham, mending enggak usah. Stop,” ujarnya.

Kompol Sodik Efendi Kanit V Subdit I Ditressiber Polda Jawa Timur ketika on air di Radio Suara Surabaya pada Rabu (12/8/2026). Foto: Dimas suarasurabaya.net

Merespons hal tersebut, Kompol Sodik Efendi Kanit V Subdit I Ditressiber Polda Jawa Timur menjelaskan love scam merupakan salah satu bentuk penipuan online yang mengandalkan manipulasi psikologis.

Menurut Sodik, pelaku biasanya menyesuaikan identitas palsu dengan karakter calon korban. Jika targetnya laki-laki, misalnya, pelaku dapat menggunakan profil perempuan yang dianggap menarik. Sebaliknya, target perempuan dapat didekati menggunakan profil laki-laki yang dinilai tampan dan meyakinkan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 28 September 2026
30o
Kurs