Persoalannya, dana yang diperoleh pelaku dapat segera dialihkan atau dikonversi ke aset kripto. Perubahan bentuk aset tersebut membuat proses penelusuran dan pembuktian menjadi lebih kompleks.
“Dari rupiah, mereka lebur di kripto. Itu yang membuat agak rumit. Karena itu perlu analisis yang lebih dalam lagi. Pembuktiannya nanti yang agak sulit,” kata Sodik.
Dalam salah satu kasus, polisi telah mengungkap pihak yang berperan sebagai pengepul rekening. Rekening tersebut digunakan untuk menampung dan meneruskan dana sebelum alirannya bergerak ke luar negeri.
Namun, penelusuran aset dalam bentuk kripto masih menjadi tantangan.
Soal kemungkinan uang korban dikembalikan, Sodik mengatakan peluang pemulihan sangat bergantung pada apakah dana tersebut masih dapat ditemukan dan diamankan oleh penyidik.

NOW ON AIR SSFM 100

