Rabu, 12 Agustus 2026

Love Scam Makin Marak, Waspada Jebakan Cinta yang Berujung Kehilangan Uang

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Love scamming bertujuan memanipulasi perasaan korban agar mau memberikan uang, barang berharga, atau data pribadi. Foto: iStock

Pada titik itu, korban yang sudah percaya kepada pelaku pertama cenderung menganggap permintaan tersebut benar. Korban kemudian diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang.

Menurut Sodik, pelaku bahkan dapat membentuk jaringan dengan membagi peran. Ada pihak yang bertugas mendekati korban, sementara pelaku lain berperan sebagai petugas logistik atau administrator untuk meyakinkan korban agar melakukan pembayaran.

Perkembangan teknologi juga membuat jaringan love scam semakin kompleks. Sodik mengatakan polisi menemukan penggunaan berbagai sarana digital untuk mencari dan menganalisis calon korban.

Pelaku disebut memanfaatkan layanan seperti WhatsApp Sniper untuk mendapatkan target, kemudian menganalisis profil calon korban. Salah satu informasi yang dicari adalah kemampuan finansial target.

“Setelah mendapatkan target, mereka analisis. Orang yang menjadi target ini punya duit atau tidak?” ujar Sodik.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 12 Agustus 2026
31o
Kurs