Rabu, 28 Februari 2024

Muzani Paparkan Program Prioritas Prabowo di Hadapan Ribuan Santri Nahdlatul Wathon NTB

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ahmad Muzani Sekjen Gerindra bersilaturahmi ke pondok pesantren Nahdlatul Wathon, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (1/12/2023). Foto : istimewa

Ahmad Muzani Sekjen Gerindra bersilaturahmi ke pondok pesantren Nahdlatul Wathon, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (1/12/2023). Di hadapan ribuan santri, Muzani memaparkan apa yang menjadi program prioritas Prabowo-Gibran jika terpilih dalam Pilpres 2024 mendatang.

Secara singkat, Prabowo-Gibran memiliki tiga program prioritas yaitu swasembada pangan, air, dan energi. Namun, menurut Muzani, itu semua bisa tercapai apabila pemimpin Indonesia kelak memiliki komitmen untuk memberantas kemiskinan di Indonesia.

“Pak Prabowo bertekad menjadikan Indonesia menjadi negara yang swasembada pangan, swasembada air, dan swasembada energi. Ketiganya bisa kita wujudkan kalau kita memiliki pemimpin yang berkomitmen untuk memberantas kemiskinan,” ujar Muzani dalam pidatonya.

“Kita harus menyelesaikan rantai kemiskinan ini dari petani. Mana mungkin petani sejahtera kalau produksinya panennya rendah. Kalau panennya sedikit, maka petani nggak punya uang, anaknya susah sekolah, susah berobat. Inilah yang dimaksud dengan demokrasi. Presiden akan dipilih langsung oleh rakyat. Harapannya rakyat paham mana presiden yang betul-betul memiliki komitmen untuk itu,” tambahnya.

Muzani menjelaskan, swasembada pangan itu artinya Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Masalah yang utama dihadapi petani hari ini adalah kelangkaan pupuk subsidi.

“Itu sebabnya Pak Prabowo akan memprioritaskan persoalan pupuk bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Kalau produksi padi melimpah maka harapannya keluarga petani tambah makmur. Rakyat kita, negara kita tidak lagi bergantung dengan impor karena sudah mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri,” ujar Wakil Ketua TKN itu.

Kemudian, Muzani juga menjelaskan pentingnya program Prabowo-Gibran terkait pemberian makan siang dan susu gratis. Menurut Muzani, ini adalah cara yang strategis untuk menyiapkan generasi yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Stunting adalah penyakit kekurangan gizi. Akhirnya pertumbuhan badan dan otak tidak sesuai dengan usianya. Ini menyebabkan perkembangan otak lebih rendah dari umurnya. Badannya lebih kecil dari umurnya. Itulah stunting. Ini juga menyebabkan rata-rata prestasi anak kita menurun,” jelas Muzani.

“Sehingga kita harus persiapkan generasi yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. Nanti ribuan santri-santri yang di depan saya inilah yang akan berkuasa, jadi pengusaha, jadi pemimpinan daerah, semuanya ada di tangan mereka. Maka dalam program Pak Prabowo, beliau akan memberikan makan siang dan susu gratis kepada setiap pelajar di sekolah-sekolah di setiap tingkatan,” paparnya disambut tepuk tangan ribuan santri.

Muzani menambahkan, Prabowo-Gibran juga siap melaksanakan perintah UU Pesantren terkait dana abadi pesantren. Supaya pesantren memiliki kemandirian dalam menyiapkan santri-santrinya menjadi SDM yang unggul.

“Mudah-mudahan perjuangan kita di jalur politik ini bisa mendapat keberkahan dari Allah untuk menjadikan Pak Prabowo presiden. Terimakasih Pondok Pesantren Nahdlatul Wathon. Perjuangan Pak Prabowo tidak sendirian, ada Nahdlatul Wathon di belakang Pak Prabowo,” tutupnya.

Di lokasi yang sama, TGB Zainuddin Atsani pimpinan Ponpes Nahdlatul Wathon mengatakan komitmennya untuk mendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Menurutnya, Prabowo adalah sosok pemimpin yang memiliki komitmen untuk membangun bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Hari ini kita bermunajat untuk kemenangan Pak Prabowo di pilpres tahun depan. Kita ingin bangsa kita lebih baik lagi. Apa yang sudah baik dan sudah dibangun Pak Jokowi kita harapkan bisa dilanjutkan oleh Pak Prabowo,” ucap Zainuddin.(faz/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Rabu, 28 Februari 2024
26o
Kurs