Kamis, 25 Juli 2024

Jumlah Petugas KPPS Sakit di Surabaya Bertambah Jadi 137 Orang, Satu di Antaranya Meninggal

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Nanik Sukristina Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya

Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Surabaya yang sakit bertambah menjadi 137 orang berdasarkan data terbaru dinas kesehatan (Dinkes) setempat.

Nanik Sukristina, Kepala Dinkes Kota Surabaya menyampaikan rilis data terbaru pantauan kesehatan KPPS itu terhitung mulai, Kamis (15/2/2024) kemarin, hingga pukul 23.00 WIB.

“Jumlah anggota KPPS terindikasi sakit, 137 orang,” kata Nanik, Jumat (16/2/2024).

Semua petugas yang sakit, lanjut Nanik, sudah ditangani sesuai gejala dan keluhan.nya

“Jumlah anggota KPPS difasilitasi dan ditatalaksana sesuai gejala atau keluhan, 137 orang,” tambahnya.

Dari keseluruhan yang sakit, sambung Nanik, satu di antaranya dirujuk ke rumah sakit. “Jumlah anggota dirujuk, satu orang,” tandasnya.

Diketahui seluruh anggota KPPS di Surabaya berjumlah 57.169 orang. Berdasarkan data Dinkes Surabaya sebelumnya, yakni per Rabu (14/2/2024) pukul 23.00 WIB, hanya ada 43 petugas yang sakit. Semuanya tertangani di puskesmas tidak sampai dirujuk ke rumah sakit.

Jenazah Joko Budiono Ketua KPPS TPS 42 Ngagel Rejo Surabaya dimakamkan, Jumat (16/2/2024). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Sementara informasi yang beredar diterima suarasurabaya.net, ada satu orang Ketua KPPS meninggal dunia pagi ini pukul 08.15 WIB di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

“Assalamu Alaikum Wr.Wb. Berita Duka. Innalillahi Wainna Illaihi rojiuun. Telah berpulang Ke Rahmatullah Bp.Joko Budiono Ketua KPPS TPS 042 Kelurahan Ngagel rejo Kec. Wonokromo, Pada Hari ini Jumat Jam 08.15 di RS.Dr.Sutomo. Semoga Almarhum Diampuni segala kekilafannya dan Diterima di Surga Allah SWT… Aamiin,” bunyi pesan informasi yang beredar di WhatsApp tersebut.

Atas informasi itu, Nur Syamsi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Nanik Sukristina Kepala Dinkes Surabaya waktu dikonfirmasi, belum ada yang membenarkan.

Tapi, Achmad Muzakky Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wonokromo membenarkan informasi tersebut.

“Iya benar, informasi yang kami dapatkan karena kecapekan pasca penghitungan suara di TPS,” ucapnya dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp oleh awak media. (lta/bil/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Kamis, 25 Juli 2024
31o
Kurs