Ia menilai, masyarakat juga semakin cermat memanfaatkan berbagai potongan harga untuk menekan biaya perjalanan, terutama di tengah kondisi nilai tukar yang kurang menguntungkan. Beragam cashback hingga fasilitas cicilan menurutnya juga membantu masyarakat tetap bisa merencanakan perjalanan internasional.
Selain itu, tren penggunaan kartu kredit untuk kebutuhan perjalanan menurutnya juga masih juga diminati masyarakat. Ia menyebut bahw kemudahan pembayaran melalui cicilan menjadi salah satu faktor yang mendorong transaksi di sektor perjalanan.
Ia mengatakan bahwa Travel Fair 2026 merupakan upaya perbankan untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat.
“Di tengah dinamika ekonomi global saat ini, perencanaan keuangan yang bijak dan efisien menjadi kunci utama bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri,” ucapnya.
Seperti diketahui, beberapa negara tujuan yang menjadi pilihan yakni China, Taiwan, Hong Kong, Jepang, hingga Amerika Serikat.(ris/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

