Rabu, 4 November 2026

Pengamat Nilai Kasus Penyadapan Ilegal Ungkap Lemahnya Pengawasan Internal Polri

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Bambang Rukminto pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) menilai kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah orang di lingkungan Polri tidak bisa hanya dilihat sebagai kejahatan individu.

Menurutnya, perkara tersebut juga memperlihatkan persoalan sistem pengawasan dan kontrol kelembagaan di tubuh kepolisian.

Bambang mengatakan, terungkapnya kasus tersebut turut menguatkan persepsi masyarakat mengenai adanya kelompok-kelompok atau geng di internal kepolisian. Terlebih, sejumlah nama yang disebut dalam pemberitaan terkait perkara itu dinilai merupakan orang-orang kepercayaan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Persepsi masyarakat adanya geng-geng di kepolisian itu kan sudah sejak dulu ada. Ini mengonfirmasi hal tersebut,” kata Bambang dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (4/11/2026).

Ia mempertanyakan proses pengangkatan pejabat di lingkungan Polri apabila terdapat kepentingan di luar kebutuhan organisasi yang melatarbelakanginya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Rabu, 4 November 2026
34o
Kurs