Bambang Rukminto pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) menilai kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah orang di lingkungan Polri tidak bisa hanya dilihat sebagai kejahatan individu.
Menurutnya, perkara tersebut juga memperlihatkan persoalan sistem pengawasan dan kontrol kelembagaan di tubuh kepolisian.
Bambang mengatakan, terungkapnya kasus tersebut turut menguatkan persepsi masyarakat mengenai adanya kelompok-kelompok atau geng di internal kepolisian. Terlebih, sejumlah nama yang disebut dalam pemberitaan terkait perkara itu dinilai merupakan orang-orang kepercayaan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Persepsi masyarakat adanya geng-geng di kepolisian itu kan sudah sejak dulu ada. Ini mengonfirmasi hal tersebut,” kata Bambang dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (4/11/2026).
Ia mempertanyakan proses pengangkatan pejabat di lingkungan Polri apabila terdapat kepentingan di luar kebutuhan organisasi yang melatarbelakanginya.
NOW ON AIR SSFM 100

