Senin, 3 Agustus 2020

Mahasiswa Tingkat Akhir Unair Dapat Keringanan UKT 50 Persen

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unair menggelar aksi unjuk rasa di depan rektorat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Rabu (29/7/2020). Foto: Abidin suarasurabaya.net

Universitas Airlangga merespon permohonan mahasiswanya atas keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) akibat pandemi.

Unair memberi keringanan sebesar minimal 50 persen UKT kepada mahasiswa semester ganjil 2020/2021 yang tinggal menyelesaikan tugas akhir. Keringanan ini berlaku untuk semua jalur dan atau golongan (SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri).

Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Dra., MSi., Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Kemahasiswaan melalui keterangan tertulis mengatakan bahwa permohonan keringanan UKT ditujukan kepada Direktur Keuangan Unair sebagaimana diatur dalam surat edaran sebelumnya.

“Penurunan diajukan melalui fakultas masing-masing, sedang untuk penangguhan atau pengangsuran bisa langsung melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) dengan alamat email: [email protected] , pengajuan selambat-lambatnya sampai hari Rabu, 5 Agustus 2020 pukul 23.59 WIB,” kata Tri Puspaningsih dalam agenda dengar pendapat dengan mahasiswa di Hall lt 8 RSUA pada Sabtu (1/8/2020).

Unair juga akan memberikan fasilitas pembelajaran daring berupa fasilitas WiFi di area kampus.

Sebelumnya, Rektor Unair telah mengeluarkan kebijakan pembebasan UKT bagi 2.395 mahasiswa. Mereka adalah para mahasiswa yang saat ini masuk semester 3, 5, dan 7. Pembebasan ini dengan menggunakan skema Kartu Indonesia Pintar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mahasiswa yang sudah melakukan yudisium sebelum tanggal 5 Oktober 2020 tidak dikenakan UKT. Hal ini berlaku untuk mahasiswa jenjang S1, S2, S3.

Hingga 30 Juli 2020, Universitas Airlangga memberikan keringanan UKT kepada sekitar 2.424 mahasiswa lebih. Jumlah ini kemungkinan masih dapat bertambah. Keringanan UKT dapat berupa penurunan, penangguhan, dan pengangsuran UKT.

Unair memberikan kesempatan cuti khusus bagi mahasiswa yang terkendala dalam proses pembelajaran akibat Covid-19, dan tidak akan dikenakan UKT selama masa cuti semester gasal 2020/2021.

Memberikan insentif untuk penanganan Covid 19 sebesar 50 persen dari UKT bagi mahasiswa PPDS Fakultas Kedokteran untuk semester gasal 2020/2021 yang aktif melaksanakan pembelajaran di RS. Jumlah yang menerima insentif sebanyak sekitar 1.675 PPDS. Bagi yang menerima beasiswa tugas belajar tidak diberi insentif.

Pembebasan atas pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Operasional Pendidikan (SOP) pada semester gasal 2020/2021 bagi mahasiswa masuk Batas Waktu Studi yang memperoleh perpanjangan waktu semester genap 2019/2020 (berlaku untuk satu kali masa perpanjangan).

Kebijakan tersebut dibuat sebagai bentuk komitmen Unair membantu mahasiswa agar tetap bisa belajar lancar. Selain itu, Rektor berharap agar mahasiswa tetap menjalankan displin protokol kesehatan dimanapun berada. Tetap semangat agar mahasiwa terus mengembangkan kreativitasnya. (iss)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Meinara Iman Dwihartanto

Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Kerikil Berserakan, Lalu Lintas Macet

Fortuner Masuk Sungai Kaliwaron

Surabaya
Senin, 3 Agustus 2020
30o
Kurs