“Kali Lamong melintasi beberapa kabupaten dan Gresik berada di bagian hilir. Karena berada di hilir, genangan banjir di Gresik biasanya bertahan lebih lama dibandingkan daerah lainnya,” kata Dhiannita dalam talk show di Radio Suara Surabaya, Selasa (14/7/2026).
Dhiannita menjelaskan, karakteristik Kali Lamong berbeda dengan sungai pada umumnya karena tidak memiliki mata air utama.
Sungai tersebut berfungsi layaknya saluran drainase besar yang mengumpulkan limpasan air hujan dari berbagai wilayah. Ketika kapasitas sungai tidak mampu menampung debit air, luapan pun tidak dapat dihindari.
Untuk mengurangi risiko banjir, Pemkab Gresik telah melakukan normalisasi sungai, pembangunan parapet, pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul, normalisasi anak sungai, hingga pengerukan waduk sebagai tampungan air.
“Indikatornya adalah berkurangnya banjir setiap tahun. Alhamdulillah kondisinya terus membaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

