Mewujudkan Gresik Bebas Genangan lewat Sistem Drainase Terintegrasi dan Partisipatif
Selasa, 7 Juli 2026 | 17:00 WIB
Dhiannita Tri Astuti Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik bersama Ubaidillah Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUTR Kabupaten Gresik dalam talk show di Radio Suara Surabaya pada Selasa (14/7/2026). Foto: Rehuellah Getruini
Menurut Ubaidillah, dampak berbagai upaya tersebut mulai dirasakan masyarakat. Tinggi genangan maupun lama banjir secara bertahap mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun lalu.
Ke depan, normalisasi tidak hanya difokuskan pada sungai utama, tetapi juga anak-anak sungai Kali Lamong, termasuk di wilayah Menganti yang selama ini menjadi salah satu kawasan terdampak.
Ubaidillah menegaskan, pengendalian banjir tidak dapat dilakukan oleh satu daerah saja. Karena itu, kolaborasi antara Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, pemerintah daerah lain di wilayah DAS Kali Lamong, serta BBWS Bengawan Solo akan terus diperkuat agar penanganan banjir berlangsung lebih efektif dari hulu hingga hilir. (saf/ipg)