Dalam waktu dekat, Pemkab Gresik akan melanjutkan normalisasi waduk, memperkuat tanggul di sejumlah titik rawan seperti Desa Dadapkuning, serta memetakan lokasi-lokasi tanggul kritis yang berpotensi jebol.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah juga menyiagakan tim reaksi cepat yang didukung 12 unit alat berat untuk mempercepat penanganan apabila terjadi banjir.
Sementara Sandy Arievianto Ketua Tim Urusan Pengendalian Sungai dan Pantai BBWS Bengawan Solo mengatakan, Kali Lamong merupakan kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Bengawan Solo.
Menurutnya, penanganan Kali Lamong dilakukan secara menyeluruh dari wilayah hulu hingga hilir yang melintasi Mojokerto, Gresik, dan Surabaya.
“Penanganan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik sudah sesuai dengan master plan yang kami susun, mulai dari normalisasi sungai, pembangunan tanggul, hingga pembangunan kolam retensi,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

