Ia menambahkan, salah satu proyek strategis yang dinilai penting untuk mengurangi banjir secara signifikan adalah pembangunan Waduk Pedes di wilayah hulu DAS Kali Lamong.
“Waduk Pedes menjadi bagian penting dalam desain pengendalian banjir Kali Lamong. Harapannya mampu menekan banjir di Kabupaten Gresik secara lebih signifikan,” ujarnya.
Sandy menjelaskan, DAS Kali Lamong memiliki luas sekitar 720 kilometer persegi dengan panjang alur sungai mencapai 103 kilometer serta jaringan anak sungai sepanjang sekitar 43 kilometer.
Meski demikian, penyelesaian banjir membutuhkan waktu panjang karena keterbatasan anggaran. Ia mengungkapkan kebutuhan biaya penanganan Kali Lamong diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun, di luar pembangunan waduk.
“Penanganan banjir dilakukan bertahap karena membutuhkan biaya yang sangat besar, sementara kemampuan APBN juga terbatas,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

