Ia menyebut pembangunan parapet telah dimulai sejak 2017 di kawasan Jono dan Tambak Beras, namun progresnya dilakukan secara bertahap sesuai alokasi anggaran tahunan.
BBWS Bengawan Solo menargetkan pekerjaan lanjutan di kawasan Tambak Beras kembali dilaksanakan mulai sekitar Agustus tahun depan agar pengendalian banjir Kali Lamong semakin optimal.
Senada, Ubaidillah Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUTR Kabupaten Gresik mengatakan penanganan banjir tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Menjelang musim hujan, Dinas PUTR menempatkan alat berat, pompa air, material darurat, serta personel di sejumlah titik rawan banjir agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
“Tujuannya agar masyarakat tidak terlalu lama terdampak banjir dan genangan bisa segera diurai,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

