Sementara dari sisi OPD, Eddy menyebut Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi perangkat daerah dengan jumlah pengaduan tertinggi. Setelah itu disusul Dinas PU Bina Marga, Dispendukcapil, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Satpol PP, Bapenda, DPRKPP, Dispernaker, dan Bagian Pemerintahan.
“Jadi yang paling tinggi memang saat ini Dishub ya, (disusul) PU,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Eddy menjelaskan meski tidak selalu dijawab langsung oleh Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, setiap aduan tetap terbaca dalam sistem dan dipantau proses penanganannya yang harus selesai selama 1×24 jam.
Ia mencontohkan, untuk aduan yang bersifat mendesak, seperti jalan berlubang, atau fasilitas umum yang rusak, minimal harus sudah ada tindak lanjut lapangan dalam waktu tersebut.
“Mungkin Pak wali tidak menjawab langsung ya, tapi itu langsung diteruskan kepada teman-teman OPD. Sehingga insyaallah itu akan dieksekusi. Kan kadang (pertanyaannya) misalnya gini, ‘saya itu sudah sudah apa ya WA tapi kok enggak dijawab’. Bayangkan seorang Wali Kota harus menjawab 300 sampai 400 WA setiap hari kan tentunya memerlukan waktu yang panjang. Tapi itu langsung sampai kepada OPD dan langsung dieksekusi,” terang Eddy.

NOW ON AIR SSFM 100

