Jumat, 31 Juli 2026

PERSI Jatim Dukung Peningkatan Mutu Rumah Sakit, Minta Akreditasi Tak Semata Diukur dari Angka Kesembuhan

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Tim Yankes Bergerak Dinkes Jatim waktu memberikan layanan penanganan operasi kepada pasien di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura. Foto: Humas Pemprov Jatim.

“Operasi itu bukan tanpa risiko. Yang penting operasinya dilakukan dengan benar. Tulis apa yang dikerjakan. Akreditasi sekarang sudah mengatur kendali mutu dan kendali biaya. Kalau memang ada kekurangan, rumah sakit boleh ditegur, jangan langsung diturunkan akreditasinya,” ujarnya.

Terkait sistem akreditasi yang berlaku saat ini, Bangun menilai mekanisme yang ada sebenarnya sudah cukup komprehensif. Ia mengingatkan bahwa sistem akreditasi rumah sakit telah diterapkan sejak 1998 dan kini berkembang menjadi standar yang jauh lebih kompleks.

“Menurut saya sudah cukup apabila tidak sekadar nilai akreditasi, tetapi juga ada janji layanan kepada pasien. Rumah sakit akan melayani pasien sesuai janji dan standar akreditasi. Pasien berhak mendapatkan pelayanan tertentu, rumah sakit wajib memenuhi itu. Menurut saya itu sudah sangat cukup,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini sistem akreditasi telah memiliki sekitar seribu indikator penilaian sehingga pembinaan dari pemerintah lebih dibutuhkan dibandingkan sanksi yang berpotensi membingungkan rumah sakit.

“Kunci Menteri Kesehatan sebagai pembina sangat kami harapkan, jangan membuat regulasi yang membingungkan,” katanya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Surabaya
Jumat, 31 Juli 2026
31o
Kurs