Rabu, 4 November 2026

Tersangka Pembunuhan Sadis Madiun Pelajari Cara Habisi Korban dan Mengibuli Polisi Lewat ChatGPT

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
AKBP Arbaridi Jumhur Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim saat ditemui di RS Bhayangkara Surabaya, Rabu (4/11/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

“Jadi didukung oleh temuan kami di handphone, bahwa satu minggu sebelumnya itu tersangka browsing, terkait cara menghabisi korban dengan cara mencekik itu, tekniknya gimana, dia pelajari. Yang kedua, dia browsing alat mesin. Jadi, berbagai mesin dia pelajari satu-satu, dapatlah ketemu yang yang dijadikan barang bukti,” jelasnya.

Tidak hanya mempelajari cara membunuh, tersangka juga mencari kemungkinan pertanyaan yang akan diajukan penyidik beserta jawaban untuk mengantisipasi pemeriksaan. Dalam hal ini, tersangka memanfaatkan percakapan dengan teknologi AI atau ChatGPT.

“Dia juga mempelajari kemungkinan-kemungkinan kalau dia bisa antisipasi kalau dimintai keterangan oleh kepolisian. Dia belajar dari chat dari AI, ya. Dia pelajari itu semua, skenario-skenario kalau polisi menanyakan ini, jawaban ini, menanyakan ini, jawaban ini, udah lengkap dia,” ujarnya.

Jumhur menjelaskan, perencanaan dan skenario tersebut berkaitan dengan pembunuhan terhadap korban pertama, yakni istri siri tersangka.

Sementara itu motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi dan pertengkaran yang kerap terjadi setelah tersangka dan korban tinggal bersama di Madiun, usai sebelumnya menetap di Samarinda.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Rabu, 4 November 2026
30o
Kurs