Kamis, 8 Desember 2022

Ziarah Makam Taufiq Kiemas, Puan dan Muhaimin Buka Peluang Koalisi PDIP-PKB untuk Pemilu 2024

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Puan Maharani Ketua DPP PDIP dan Muhaimin Iskandar Ketum PKB ziarah bersama ke Makam Taufiq Kiemas, Minggu (25/9/2022), di TMP Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan. Foto: Farid suarasurabaya.net

Puan Maharani Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bersama Muhaimin Iskandar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), pagi hari ini, Minggu (25/9/2022), berziarah ke makam Taufiq Kiemas mantan Ketua MPR RI.

Pertemuan yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional, Kalibata, Jakarta Selatan, membuka sinyal kerja sama antara PDIP dan PKB untuk Pemilu 2024.

Setibanya di lokasi, Puan dan Muhaimin membaca Surat Yaasin dan tahlilan mendoakan mendiang Taufiq Kiemas.

Baik Puan maupun Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin sama-sama didampingi pengurus partai masing-masing.

Alhamdulillah, kami sudah sama-sama melakukan Tahlil, membaca Surat Yaasin, ihktiar aswaja untuk bisa mendoakan almarhum Pak Taufiq Kiemas,” ucap Puan.

Usai berziarah, Puan dan Cak Imin berjalan kaki bersama menuju tempat makan Pecel Pincuk yang berada di area kompleks TMP Nasional Kalibata.

Kedua Pimpinan DPR itu duduk terpisah dengan jajaran partainya dan berbincang serius sambil menikmati menu makanan.

Setelah itu, Puan bersama elite PDIP memberikan kejutan kue untuk Cak Imin yang berulang tahun ke-56. Menurut Puan, dia dan Cak Imin sudah seperti saudara karena sudah sama-sama berjuang dari masa Orde Baru.

“Kami berdua kenalnya dari SMA dan mahasiswa, dan sampai di sini sebagai Ketua DPR dan Wakil Ketua DPR. Kami berharap pertemuan ini akan membawa berkah, kebersamaan sebagai saudara,” tuturnya.

Ketua DPR RI menambahkan, dirinya bersama Cak Imin sudah sering bertukar pikiran. Puan menegaskan, pertemuan hari ini juga masih seputar bagaimana ke depan membangun bangsa menjadi lebih baik.

“Sekarang sudah bersama, cuma harapannya ke depan lebih bisa bersama-sama. Dan tentu saja pertemuan ini seperti yang sudah saya sampaikan di pertemuan lalu, dengan NasDem, Gerindra, harapannya adalah bagaimana ke depan kita bisa sama-sama mencari pemikiran, membangun bangsa. Bukan hanya di kontestasi 2024 tapi justru pascakontestasi 2024,” jelasnya.

Lebih lanjut, Puan mengatakan, dia dan Cak Imin sudah terbiasa bertemu dalam berbagai kondisi. Tidak terkecuali di warung makan sederhana seperti yang dilakukan hari ini karena punya kedekatan, baik secara pribadi dan dalam politik.

“Biasanya pertemuan di kantor, di rumah. Ini di tempat pecel, karena PDIP dan PKB sama-sama partainya Wong Sandal Jepit, Wong Cilik. Pertemuan hari ini spesial. Karena selain Cak Imin ulang tahun, tapi pertemuan ini sebagai pijakan momentum bahwa kami memang menyepakati ke depannya akan mencoba mencari kebersamaan yang sama sehingga bisa membangun bangsa dan negara sama-sama,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Puan menegaskan pertemuan hari ini menjadi pembuka kemungkinan kerja sama PDIP dan PKB di Pemilu 2024.

Apalagi, Puan dan Cak Imin serta PDIP dengan PKB sudah memiliki hubungan serta kerja sama yang baik sejak lama.

“Sebagai saudara, pastinya kami tetap menyadari kapan waktunya bertanding, kapan waktunya bersaing. Itu yang paling penting. Jadi, karena masih satu tahun saya rasa masih bisa terus terbangun, terbuka, untuk menyamakan visi-misi, cita-cita,” jelas Puan.

Sementara itu, Cak Imin menyampaikan rasa terima kasihnya atas pemberian kue ulang tahun dari Puan dan PDIP.

Dia juga mengungkap ikut berziarah dengan Puan karena Taufiq Kiemas sudah dianggap sebagai ayahnya sendiri. Karena, sejak masih menjadi aktivis, Cak Imin ikut memperjuangkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDI di masa Orde Baru.

“Pak Taufiq Kiemas (TK) setiap hari memberi kami gagasan, ide, akhirnya seperti ayah sendiri. Ketika kami butuh apa, SPP kurang, Pak TK yang bantu. Bahkan terakhir saya mau melamar istri saya nggak punya duit, minta Pak Taufiq Kiemas. Jadi, beliau orangtua kami betul,” terangnya.

Cak Imin juga mengharapkan bisa terus berkoalisi dengan PDIP. Walau PKB sudah menyepakati kerja sama dengan Gerindra untuk Pemilu 2024, menurutnya, dinamika politik masih bisa berkembang.

“Semoga ini yang menjadi jalan dan perjalanan koalisi masih satu tahun. Semoga ada rintisan-rintisan terus, perkembangan akan dinamis. Yang jelas, kami berharap PDIP bisa terus bareng PKB seperti sekarang,” tutupnya.(rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Kamis, 8 Desember 2022
26o
Kurs