Sementara itu, dalam konteks tata kelola AI, ia menilai Indonesia harus mampu mengambil peran dalam membangun aturan yang dapat menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan kepentingan masyarakat.
“Indonesia harus mampu mengambil posisi dalam membangun tata kelola AI yang tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga melindungi masyarakat, menjaga keamanan, menghormati hak asasi manusia, dan memastikan teknologi memberikan manfaat bagi kepentingan nasional,” pungkas Habib Aboe Bakar.(faz)
Halaman:Sebelumnya 1 2 3 4 5Tampilkan Semua

NOW ON AIR SSFM 100

