Selasa, 1 September 2026

Implementasi Potongan 8 Persen Dimulai, Garda Indonesia Sebut Pendapatan Ojol Belum Naik Signifikan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Raden Igun Wicaksono Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia dalam Dialektika Demokrasi di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

“Pengemudi hanya menerima bagian dari argo. Sementara biaya layanan yang dibebankan kepada penumpang tidak masuk ke pengemudi. Ada yang sebelumnya Rp2.000 menjadi Rp4.000, kemungkinan untuk menutup profit margin perusahaan,” ujarnya.

Ke depan, Garda Indonesia berharap regulasi mengenai transportasi online tidak berhenti pada Peraturan Presiden. Organisasi tersebut menginginkan pembentukan Undang-Undang Transportasi Online agar memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak dalam ekosistem ojek online.

“Kami berharap regulasi ini tidak berhenti di Perpres. Nantinya perlu ditingkatkan menjadi Undang-Undang Transportasi Online. Kami akan menginventarisasi seluruh persoalan di ekosistem ojek online sebagai bahan pembahasan rancangan undang-undang tersebut,” tutur Raden Igun Wicaksono.(faz/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Selasa, 1 September 2026
29o
Kurs