Kamis, 5 November 2026

Pakar Ingatkan Bahaya Spyware, Bisa Sadap Ponsel Tanpa Disadari Pengguna

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Supangat Ketua Riset Sistem Digital Forensik Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Foto: FTEIC Untag Surabaya

Salah satu mekanisme penyadapan yang dikenal dalam penegakan hukum adalah Lawful Interception Management System (LIMS). Sistem tersebut memungkinkan pemantauan komunikasi melalui infrastruktur operator telekomunikasi atau penyedia layanan internet secara sah.

Dalam penerapannya, ia menyebut, harus memenuhi tiga prinsip utama, yakni legalitas, kebutuhan dan proporsionalitas, serta jejak audit.

“Prinsip tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan keamanan negara dan perlindungan hak masyarakat,” ujarnya.

Supangat menjelaskan, persoalan muncul ketika teknologi pengawasan berkembang menjadi spyware yang bekerja dengan cara berbeda. Jika penyadapan konvensional dilakukan melalui jaringan telekomunikasi, spyware dapat memanfaatkan celah keamanan untuk masuk langsung ke perangkat digital seseorang.

Bahkan, beberapa jenis spyware memiliki kemampuan menyusup tanpa memerlukan tindakan dari pemilik ponsel. Teknik yang dikenal sebagai zero-click exploit ini memungkinkan perangkat diretas tanpa pengguna harus mengeklik tautan atau mengunduh aplikasi tertentu.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Menjelang Sembayat

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Surabaya
Kamis, 5 November 2026
32o
Kurs