BBPOM Surabaya Ikut Terjunkan Tim Cari Penyebab Keracunan Ratusan Santri di Sidoarjo
Kamis, 3 September 2026 | 15:50 WIB
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo diduga akibat keracunan setelah mengonsumsi MBG, Selasa (1/9/2026). Foto: Meilita suarasurabaya.net
Ubaid menilai pemerintah perlu memperhatikan pemerataan program sekaligus memastikan keamanan pangan di setiap wilayah.
“MBG digembar-gemborkan sebagai program nasional, tetapi kasus dan layanannya masih sangat terkonsentrasi di Jawa. Ini menunjukkan ekspansi program belum dibarengi pemerataan dan pengawasan yang memadai,” ujar Ubaid.
Ia mengingatkan agar perluasan program tidak mengabaikan anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Jangan sampai anak-anak di Jawa mendapat risiko keracunan, sementara anak-anak di daerah 3T bahkan belum menjadi prioritas utama penerima manfaat,” katanya.
Maraknya kembali kasus keracunan setelah libur panjang sekolah juga menjadi sorotan JPPI.