Kamis, 3 September 2026

Keracunan MBG Makin Marak, JPPI Sebut Evaluasi Pemerintah Gagal

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo diduga akibat keracunan setelah mengonsumsi MBG, Selasa (1/9/2026). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Organisasi tersebut mempertanyakan efektivitas evaluasi yang disebut dilakukan pemerintah selama masa libur sekolah.

Menurut JPPI, jika kasus kembali terjadi setelah evaluasi dan penutupan sejumlah dapur, berarti belum ada perubahan mendasar dalam tata kelola program.

Ubaid bahkan menyebut evaluasi pemerintah telah gagal apabila tidak mampu mencegah terulangnya kasus keracunan.

“Kalau setelah libur panjang, setelah evaluasi, setelah dapur ditutup, kasus keracunan justru kembali marak, maka kita harus berani mengatakan: evaluasinya gagal,” papar Ubaid.

Ia meminta pemerintah tidak menjadikan istilah evaluasi sebagai jawaban setiap kali terjadi persoalan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Kamis, 3 September 2026
31o
Kurs